Polisi Kembali Ringkus Empat Pelaku Lain Dalam Kasus Gojek Fiktif

0
75

rubrik tangerang dot id -Tim Resmob Jogoboyo Ditreskrimum Polda Jawa Timur kembali lakukan pengembangan kasus jaringan akun Gojek fiktif, dalam pengungkapan awal polisi amankan dua pelaku berinisial MZ dan NS.

Dengan tertangkapnya kedua pelaku, polisi lakukan pengembangan dan berhasil meringkus empat pelaku lain bernisial NF (27) warga Bogo, Nganjuk, MN (35) warga Pendurungan, Semarang, Jawa Tengah, RS (37) warga Singosari, Malang, dan FSP (19) warga Danau Limboto Timur Dalam, Malang.

Dalam jaringan ini para pelaku tersebut memiliki peran yang berbeda mulai dari penyuplai kartu perdana yang sudah teregistrasi, penyedia akun driver, Customer hingga akun resto.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan kembali kami lakukan penangkapan pelaku lain yang turut dalam jaringan akun Gojek fiktif.

“Dimana pelaku MZ ini yang melakukan manipulasi data dengan menggunakan akun fiktif yang didapatnya dari RS dan FSP untuk melakukan order makanan seolah olah pesemanan itu benar dilakukan” kata Luki, Kamis (05/03/2020).

Tujuan pelaku dalam melakukan hal ini, untuk mengambil keuntungan dari bonus point dalam sistem aplikasi Gojek, saat melakukan aksinya pelaku MZ menggunakan ratusan kartu perdana Axis yang sudah teregistrasi.

“Sedangkan untuk kartu itu sendiri didapatnya dari pelaku NS yang mana pelaku NS sendiri membelinya dari pelaku NF dan MN yang kartu tersebut sudah diregistrasi sendiri dengan menggunakan KK dan NIK orang lain” Jelasnya.

Sementara itu, Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mengapresiasi atas keberhasilan Polda Jawa Timur dalam mengungkap kasus akun Gojek fiktif.

“Atas keberhasilan ini kami memberikan apresiasi setinggi tingginya buat Polda Jatim, hal ini patut di contoh oleh Polda Polda lainnya” tambahnya Arteria.

Atas perbuatanya para pelaku dijerat dengan pasal 35 Jo pasal 51 ayat (1) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau pasak 378 KUHP Jo pasal 56 KUHP dengan hukuman penjara 12 tahun.(Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here