CDC : Masker Kain Tidak Boleh Diberikan Kepada Sembarang Orang

0
57

Karena masker kesehatan habis, maka orang saat ini ramai ramai membuat masker kain sendiri, namun sebenarnya efektifkah masker kain ini.

Disebutkan dari laman CDC (Pusat dan Pengendalian Penyakit di Amerika Serikat) bahwa penggunaan masker kain ini ternyata mampu membantu memperlambat penyebaran COVID-19.

Setidaknya masker kain harus punya syarat :

1. Nyaman disisi wajah
2. Adanya pengait agar masker tidak jatuh, di kaitkan dibelakang kepala atau ditelinga
3. Terdiri dari beberapa lapis sehingga kemampuan menyaring lebih tinggi
4. Memungkinkan untuk bernapas tanpa hambatan
5. Dapat dicuci dan dikeringkan tanpa merubah bentuk

CDC merekomendasikan untuk menggunakan masker kain saat dimana ada banyak kerumunan orang, misalnya, toko kelontong, apotek dan terutama di daerah-daerah transmisi penyebaran penyakit.

CDC juga menyarankan penggunaan kain penutup wajah sederhana ini untuk memperlambat penyebaran virus, karena bisa saja orang yang terpapapar virus namun tidak mengetahuinya, kemudian orang tersebut menularkannya kepada orang lain.

Masker yang disarankan untuk masyarakat umum bukan masker bedah atau respirator N-95. Itu adalah persediaan kritis, yang harus terus disediakan untuk tenaga kesehatan dan yang berkaitan langsung dengan pasien, seperti yang direkomendasikan oleh pedoman CDC saat ini.

Penutup wajah (masker) dari pakaian diibuat dari barang-barang rumah tangga, bisa dibuat di rumah dengan bahan-bahan umum dengan biaya rendah. Hal ini juga bisa menjadi sebuah gerakan sosial kemasyarakatkan.

Namun menurut CDC masker kain ini tidak bisa dikenakan kepada sembarang orang

Masker kain tidak boleh diberikan kepada :
1. Anak-anak di bawah usia 2 tahun
2. Siapa pun yang mengalami kesulitan bernapas
3. Tidak sadar
4. Tidak mampu atau tidak dapat melepas masker tanpa bantuan.

Enaknya penutup master kain ini bisa dicuci dan harus dicuci dengan benar, sesering pemakaian.

Pastikan saat melepas masker kain ini, tidak menyentuh mata, hidung dan mulut, cuci tanganĀ  setelah melepas masker wajah

(*adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here