Ketua KPA Sebut Pelapor Sudah Dewasa, Terkait MSA Terduga Pencabulan di Jombang

0
131

rubrik tangerang dot id -Terkait adanya dugaan kasus pencabulan yang menjerat MSA yang tak lain putra dari salah satu kiai di Jombang, mendapat perhatian khusus dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPA) Aris Merdeka Sirait.

Menurut Aris, kasus yang menjerat MSA ini sudah di tangani oleh Polda Jatim dan sudah bukan lagi urusan KPA.

Hal ini disampaikan saat Aris berkunjung ke Yusro Hotel untuk bertemu dengan Pimpinan Pondok Pesantren Majmaal Bahrain Hubbul Waton Minal Iman Siddiqiyyah, Losari, Ploso, Jombang, Jawa Timur, yang saat itu sedang ada kegiatan jamaah pondok.

“Permasalahan hukum tentang dugaan pencabulan itu bukan jadi wewenang KPA. Karena pelapor bukan di bawah umur, dan sudah berusia 19 tahun, waktu 2017 lalu. Itu sudah dewasa, bukan anak di bawah umur lagi. Jika usianya di atas 18 tahun sudah bukan lagi di bawah umur” ucap Sirait, di temui di loby Yusro Hotel, Sabtu (07/03/2020).

Saat di konfirmasi terkait kedatangannya di Jombang, dirinya mengatakan bahwa sedang bersilaturahmi dengan Kiai Muhammad Muchtar Mu’thi.

“Saya datang kesini hanya bersilaturahmi, dan melihat kondisi Kiai Tar, karena beliaunya sedang sakit habis jatuh” katanya.

Selain itu Sirait menambahkan bahwa pelapor tersebut sudah dewasa, tentu sudah tidak ada hubungannya lagi dengan anak anak. Sedangkan untuk proses hukum sendiri Sirait juga menjelaskan, proses hukumnya harus sesuai prosedur orang dewasa.

“Secara umum, kalau usianya di atas 18 tahun tentunya sudah bukan anak anak lagi, dan kami tidak bisa berkomentar apapun tentang hal ini, karena saya dengar itu sudah dewasa, maka saya tidak masuk dalam perkara ini dan tidak bisa ikut campur untuk proses hukumnya” jelasnya.(Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here